Beri Alasan Mengapa Saya Harus Percaya!

“Yasiiin.. Wal qur’aanil hakiim.. Innaka laminal mursallin.. a’laa shiraathim mustaqiim.. Tanziilal ‘aziizir rahiim.. Litundzira qaumam maa undzira aabaa-uhum fahum ghafiluun.. Laqad haqqal qaulu ‘alaa aktsarihim fahum laa yu’minuun.. kirim surat Yaasiin ini minimal 10 orang,,, insyaallah 2 jam kemudian kamu akan m’dengar kabar baik & m’dapat kebahagiaan,,, ini amanah dan mhn jgn dihapus sblm disebarkan Yasiiin.. Wal qur’aanil hakiim.. Innaka laminal mursallin.. a’laa shiraathim mustaqiim.. Tanziilal ‘aziizir rahiim.. Litundzira qaumam maa undzira aabaa-uhum fahum ghafiluun.. Laqad haqqal qaulu ‘alaa aktsarihim fahum laa yu’minuun.. kirim surat Yaasiin ini minimal 10 orang,,, insyaallah 2 jam kemudian kamu akan m’dengar kabar baik & m’dapat kebahagiaan,,, ini amanah dan mhn jgn dihapus”

Entah untuk yang ke-berapa kalinya, saya mendapat sebuah pesan seperti di atas ini. Saya memperoleh pesan tersebut dari salah satu teman saya melalui YM. Mungkin ia termasuk salah satu yang percaya akan mendapat kebahagiaan jika pesan tersebut dikirim ke 10 orang..

Saya tahu itu Surat Yasin. Salah satu surat yang ada di Kitab Suci Al-Quran. Saya seorang muslim dan meyakini keberadaan Allah swt. Namun saya sesungguhnya sama sekali tidak percaya jika kebahagiaan atau kabar baik akan diperoleh dengan cara seperti ini. Ya, membaca Al-Quran merupakan salah satu kewajiban umat Islam. Membaca Al-Quran- terlebih dengan memahami dan mengamalkannya, akan mendapat pahala. Saya percaya itu. Tapi bukan seperti yang di atas ini kan?

Saya tidak tahu siapa yang mengawali pesan ini. Okey, saya masih bisa berfikir positif. Mungkin saja sang pembuat pesan bertujuan mengajak umat Muslim paling tidak membaca surat Yasin tersebut. Namun jika diiming-imingi dengan amanah untuk mengirimkannya ke 10 orang maka kemudian akan mendapatkan kebahagiaan, menurut saya itu seperti sesat. Bahkan ada juga pesan yang seakan-akan ingin menakut-nakuti. Jika pesan tersebut tidak dikirim ke beberapa orang, maka akan mendapat musibah. haduh?!

Ilmu agama saya memang biasa-biasa saja, dan saya juga tidak berniat sok tahu. Hanya sampai sekarang saya masih saja heran masih ada orang yang percaya dengan hal tersebut. Ya, memang sih itu hak mereka untuk percaya atau tidak.. Saya hanya ingin dengar langsung dari orang yang benar-benar mendapat kebahagiaan atau musibah karena tidak mengikuti perintah yang ada dalam pesan tersebut. Adakah? saya ingin tahu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s