Monthly Archives: January 2012

IU Syndrome

2011. Di tahun ini saya mulai menyukai seorang penyanyi dari negeri gingseng. Terbawa Hallyu (Korean wave) kah? Silakan sebut begitu. Tak terbantahkan, pengaruh Hallyu memang luar biasa, terutama di 2011. Tapi bukanlah girlband yang saya gemari. Solois. IU, dengan nama asli Lee Ji-Eun.

Jadi, di salah satu hari di Mei 2011, saya dipersilakan makan gratis oleh Michi di Pizza Hut BIP. Dia ulang tahun. Michi itu temannya  @auliagitha / neng Githa (adiknya @ardhy_akmal / Ardhy). Nah, selepas makan itu, kami: saya, Ardhy, Githa, Michi, dan Ririn (juga temannya Githa) menuju karaoke box di lantai paling atas BIP. Saya lupa pilih lagu apa. Dan yang jelas Githa dkk menyanyikan beberapa lagu Korea. Mereka memang penyuka musik Korea. Saat itu saya sungguh biasa saja sama musik Korea. Gak ada tertarik-tertariknya. Tapi saya juga nggak benci. Karena buat saya, mau jenis lagu apapun kalo di telinga saya enakeun, ya saya bilang enak. Setelahnya, kami pulang.

Di rumah, sekitar 19.30 wib, saya merasa ada nada-nada yang mengalun di pikiran saya. Ahh, itu lagu Korea yang mereka nyanyikan tadi siang. Ya, sepertinya di titik ini lah saya mulai aktif. Setelah saya tanya pada Githa, ternyata itu adalah: IU feat. Seulong – Nagging. Kemudian saya search lah itu di youtube. Lagunya memang enak ternyata. Saya suka. Dan dari segi fisik, penyanyi perempuannya menarik. Nah, saat itu saya mulai images googling dengan keyword “IU”. Di beberapa foto memang dia terlihat biasa saja.

Ya, mulai dari sini lah saya mulai mengunduh lagu-lagu juga video-videonya. Sampai sekarang. Dan saya suka bukan hanya karena secara fisik (paling tidak menurut saya) dia menarik. Tapi lagu-lagu yang dia nyanyikan memang sangat enak didengar. Ditambah dengan kemampuan menyanyi yang luar biasa. Beberapa (atau mungkin banyak) orang bilang IU pesek, jelek, biasa banget. Haha, tp buat saya sih dia tetap menarik. Ya karena saya nggak nilai hanya dari fisiknya 🙂

IU, tetap jadi perempuan biasa dan jangan operasi plastik! I know you would not.

Advertisements

helloblog

Hampir setahun lamanya saya membiarkan blog ini begitu saja. Sesekali ditengok. Tapi hanya ditengok. Tidak posting tulisan baru. Yuk, lihat kembali dua tulisan terakhir saya:

(2011) Lulus, Harga Mati! (Posted on January 2, 2011)

Isinya semacam kata-kata penyemangat untuk diri sendiri karena waktu itu saya merasa sudah cukup lama berkutat dengan dunia perkuliahan. Teman-teman seangkatan saya pun sudah mulai berlulusan. Jadi, saya menargetkan diri untuk menjadi Sarjana Ilmu Komunikasi di 2011. Lalu saya juga menulis beberapa hal yang harus saya lakukan agar target tercapai.

ALHAMDULILLAH… adalah kata pertama untuk mengomentari tulisan ini. Yes, since now, i am able to put ‘S.Ikom’ after my full name. 🙂 Rabu, 30 November 2011 merupakan hari di mana saya divonis lulus dari Jurusan (sekarang katanya jadi Prodi) Jurnalistik, Fikom Unpad. Alhamdulilah sidang komprehensif dan sidang skripsi kami jalani dengan lancar. Kami adalah saya dan delapan rekan seperjuangan sidang. Jadi total masa perkuliahan saya ialah sekitar 6,4 tahun (2005 – 2011). *bulatkan saja ya, 6 tahun* hehe. Dan pembulatan itu nyaris saja menjadi 7 tahun mengingat saya lulus di akhir tahun. Tapi Alhamdulillah semua lancar. Terimakasih semua yang telah membantu.

Di tulisan yang saya post tahun lalu itu juga saya mengancam diri saya, karena waktu itu saya tidak ingin menjadi bagian 10 – 20 % Jurnal 05 yang terakhir lulus. Pada akhirnya mungkin memang saya termasuk dalam 20% itu. Tapi sesungguhnya itu tidak begitu penting. Ini bukan membela diri. Tapi benar, menurut saya, setiap orang memiliki caranya masing-masing dalam berusaha. Rintangan yang dihadapi pun berbeda-beda. Sekarang, beberapa Jurnal 05 tengah berjuang untuk segera menuntaskan segala urusan yang tersisa sebelum melebihi deadline. Ya, kami diultimatum agar Mei 2012 sudah lulus jika tidak ingin kena DO. Saya sangat mendukung & berharap teman-teman saya mampu menuntaskannya dengan baik dan tepat waktu. Semangat teman-teman, sedikit lagi! Insya Allah saya akan siap membantu jika memang diperlukan 😀

Oya, dulu saya menargetkan diri saya untuk mengurangi tidur siang, fokus, dan beraktivitas secara teratur. Intinya sih, tidak mamalesan. Dan hasilnya? Jujur saja, saya gagal. Sulit sekali ya Allah. Mungkin saya hanya bisa mencapai target tersebut sebanyak 30%. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik. Amin.

Yuk, Teratur… (Posted on February 6, 2011)

Tulisan ini berisi hal-hal yang ingin saya lakukan secara rutin. Tulisan ini ada karena saya merasa gagal untuk mecapai apa yang ditargetkan di tulisan sebelumnya. Haha. Jadi, yang ini lebih detil. Urusan fokus mengerjakan skripsi di kampus, alhamdulillah saya bisa melaluinya meskipun tetap saja rasa malas selalu datang menggelayut. Kemudian,tunda dulu jalan-jalan / bermain jauh. Ini jelas bisa saya lakukan karena memang benar2 tidak ada waktu untuk itu. Terlalu malu bagi saya untuk meminta dana ke ortu untuk hal-hal yang sifatnya tersier seperti ini, sedangkan skripsi saya belum selesai pada waktu itu. Ya, futsal menjadi hiburan sekaligus olahraga bagi saya saat itu. Lari pagi? Entah kenapa, saya sulit sekali melakukan olahraga yang satu ini secara rutin. 😦

Sekali lagi, Alhamdulillah atas apa yang saya peroleh selama beberapa bulan ke belakang ini. Sesungguhnya tidak ada satu hal pun yang bisa saya sombongkan dari diri saya ini. Dan sekarang, mudah-mudahan saya memperoleh apa yang saya ingin dan targetkan ke depan. Doa dan usaha. Gairahi diri.

Salam semangat ya!