Lulus Berhadiah

30 November 2011 akhirnya saya divonis lulus oleh jurusan. Alhamdulilah. Sesungguhnya saya tidak pernah mengharapkan hadiah dari siapapun perihal kelulusan ini. Dengan melepas status mahasiswa pun saya sudah bahagia. Tapi ternyata saya dapat hadiah kelulusan lho. Dari siapa? Marlboro. Kok bisa? Ikuti kisahnya.

Saya sangat jarang ikut kuis-kuisan. Mungkin sejak saya lahir hingga sekarang, jumlahnya bisa dihitung oleh lima jari. Sekitar Oktober 2010, saya dikasih tahu Bobbi kalau Marlboro sedang mengadakan game semacam kuis. Jelas ada hadiahnya. Bermacam-macam pula. Dari mouse, tas, t-shirt, headphone hingga hadiah utamanya yaitu berangkat ke Italia untuk naik Ferrari (kalau tidak salah). Sistem penentuan pemenangnya dengan mengumpulkan poin dari games yang ada di Marlboro.co.id. Sayangnya, Bobbi kasih tahu saya jelang ditutupnya itu event. Bahkan untuk mendapat status verified dari Marlboro pun saya tidak sempat. Sedangkan Bobbi dapat segala macam: t-shirt, mouse, tas, dll. Saya pikir ya sudahlah tidak apa-apa, memang saya telat mendaftar.

Setahun berlalu. Oktober 2011 saya diberi tahu oleh Bobbi kalau Marlboro mengadakan kembali game/kuis seperti tahun lalu. Kali ini bertajuk “Marlboro Light Connection”. Masa penutupannya masih lama. Langsung saja saya mendaftar. Tapi ternyata akun saya sudah verified, karena tahun lalu sudah mendaftar. Kali ini sistemnya berbeda. Untuk memperoleh hadiah, kita diharuskan mengumpulkan berbagai macam badge. Sedangkan cara mendapatkan badge ialah dengan memasukkan kode yang harus kita cari di berbagai tempat. Di antaranya: poster Marlboro Light Connection di Circle-K, billboard Marlboro di biasa ada di pinggir jalan raya, dan yang paling mudah ialah di beberapa situs seperti detik.com, kompas.com, dan kaskus.us. Kita harus sering-sering membuka Marlboro.co.id untuk memperoleh info di mana kode bisa didapatkan pada hari itu. Ada juga games, yang jika sudah dimenangkan maka akan kita akan dapat badge. Jika sudah didapat, badge bisa di-redeem dengan hadiah tertentu. Jadi tiap hadiah memerlukan badge yang berbeda. Dan badge ini keluarnya random alias untung-untungan. Semakin mahal hadiah, semakin susah juga mendapatkan badge yang diperlukannya.

Hadiah-hadiah yang disediakan Marlboro di antaranya: t-shirt dengan 3 desain berbeda, exclusive dinner & party, Samsung Galaxy Tab, dan Samsung Galaxy S2. Sedangkan hadiah utama ialah berangkat ke Istanbul, Berlin, dan New York. Saat itu saya cukup ngebet mendapat Galaxy S2. Menang itu saja saya pikir akan sangat bahagia. Setelah mengumpulkan berbagai badge yang kemudian di-redeem, saya berhasil mendapat dua t-shirt dan tiket exclusive dinner & party. Alhamdulillah. Meski target utama yaitu Galaxy S2 tidak didapat, saya pikir tak apalah, dinner & party juga seru sepertinya. Saya sangatlah beruntung karena setiap kota hanya ada empat pemenang yang mendapat tiket dinner dan party. Dan saya salah satunya. Lucky me.

Pada akhir November saya ditelepon oleh pihak Marlboro. Dia mengucapkan selamat dan memberi tahu kalau acara dinner dan party tersebut dilangsungkan Jumat 25 November 2011. Awalnya saya bilang bisa. Tapi ternyata Jumat itu jadwal saya sidang komprehensif, yang kelulusannya merupakan syarat untuk mengikuti sidang skripsi. Kemudian dengan agak berat hati saya bilang kalau saya tidak bisa ikut acara tersebut. Agak kecewa juga. Tapi mau bagaimana lagi. Tidak mungkin juga saya mengorbankan / menunda kelulusan saya demi hadiah itu. “Segera lulus jauh lebih penting!” ujar saya waktu itu.

Kemudian alhamdulilah saya lulus kuliah setelah melewati rangkaian persidangan itu. Saat sedang menikmati hari-hari pasca kelulusan, saya ditelepon kembali oleh pihak Marlboro. Alhamdulillaaah… mungkin memang rezeki saya ya, ternyata acara dinner dan party diadakan lagi pada 10 Desember. Kemudian saya ditanya apakah bisa ikut atau tidak. Tanpa berlama-lama, saya langsung menyanggupi. Yeehaw, mari pesta! Haha. Saya juga boleh membawa tiga teman ke acara ini. Siapa sajakah teman saya yang terpilih? Pertama, Bobbi. Tentu dia harus diajak. Karena dia, saya jadi tahu games/kuis dari Marlboro ini. Kedua, Rizal. Dia teman paling dekat, dan dengan Bobbi juga udah kenal lama. Ya, kami memang sudah berkelompok sejak lama. Terakhir ialah Rian. Kenapa saya ajak? Selain kami memang dekat juga, dia sudah minta diajak dari waktu itu. Dan beberapa teman memanggilannya Ribok (Rian m***k).haha. “Urang pesta yan!” ujar saya waktu itu. Kepada teman-teman yang tidak saya ajak, saya mohon maaf. Soalnya cuma boleh bawa tiga. Kalau saja tidak terbatas, saya ajak semua.

The Day

Hari yang dinanti pun tiba. Sebenarnya kami ditawarkan untuk dijemput oleh Marlboro di satu tempat. Saya minta kami dijemput di daerah Kopo. Namun ternyata mereka keberatan karena Kopo dikhawatirkan akan macet. Dari pada pusing-pusing, ditambah Bobbi esok paginya harus pulang lebih cepat karena ada undangan, akhirnya kami memutuskan untuk bawa motor saja menuju Hotel Padma. Saya, Rizal, dan Bobbi berangkat dari Kopo sekitar pukul 17.00 wib. Sedangkan Rian dari rumahnya langsung menuju Hotel Padma.

Saat sampai, kami pun langsung check-in di salah satu kamar yang disediakan. Kami mendapat jatah dua kamar. Tapi karena kehabisan kamar atau gimana, satu kamar lagi di Hotel Sheraton Dago. “ya sudahlah, tak apa,” saya pikir. Nanti bisa diatur. Setelah bersiap-siap di kamar, pukul 19.00 wib kami diminta berkumpul di lobby Hotel Padma untuk kemudian segera berangkat menuju tempat dinner. Sampai di lobby, kami dipertemukan dengan dua pemenang lain beserta teman-temannya. Jadi total yang diservis pada malam itu adalah 12 orang. Dan kebetulan dua pemenang lain itu saling kenal, sehingga teman-teman yang mereka bawa pun sudah saling mengenal. Setelah kami berkenalan dan sedikit foto-foto dengan mereka (difoto oleh Marlboro), dua Toyota Vellfire datang menjemput. Akhirnya saya punya kesempatan juga naik mobil kayak begitu. Haha. Kami langsung menuju Maja House.

Sampai di Maja House, kami langsung menuju meja dinner (sekaligus tempat party). Makan sepuasnya! Bebas pilih! Tanpa ragu-ragu kami semua memilih steak dengan harga termahal. Norak? Bodo amat. Jarang-jarang dapat kesempatan kayak gini. Hehe. Dengan setengah bercanda, saya bilang ke teman-teman saya: “Terimakasih telah hadir di acara syukuran ulang tahun dan kelulusan saya,” Hahaha. Kami pun menyantap pesanan-pesanan kami sambil bincang-bincang asyik, juga dengan rombongan sebelah (pemenang lain dan teman-temannya). Mereka itu semuanya kerja di lingkungan yang sama yaitu Universitas Advent. Beberapa di antaranya sebagai pengajar. Sebagian lagi saya tidak sempat bertanya.

Kami kenyang. Tentu saja. Dan ketika waktu menunjukkan pukul 22.00 party dimulai. Jujur saja, sebelumnya saya belum pernah ke tempat clubbing seperti ini . DJ dari Inggris (kalau tidak salah) mulai beraksi. Ruangan semakin penuh oleh para clubber. Musiknya seru juga. Mungkin lebih seru dan asyik untuk goyang2 badan dan kepala bagi yang sedang jangar. Saya dan teman-teman sih di meja saja. Mau ikutan berdiri sambil goyang-goyang juga rasanya kagok dan tidak biasa. Haha. Oiya, sejak party dimulai, di meja kami ada dua botol minuman beralkohol dengan asesoris-asesoris lainnya. Maksudnya gelas, es batu, pemanis, snack dll. Tidak ada drugs kok. Aman. Silakan enjoy the party mamen! Haha.

Pukul 02.00, mari pulang ke hotel. Party-nya sudah cukup. Awas, ada yang mabok! Haha. Kami pun akhirnya tidak perlu terpisah karena rombongan sebelah bersedia menukar kamar. Jadi mereka semua di Sheraton, kami ber-empat tetap di Padma. Saya sekamar dengan Rian, sedangkan Rizal dengan Bobbi. Kami pun istirahat setelah menikmati malam yang takkan terlupakan yaitu diservis penuh oleh Marlboro, mulai dari exclusive dinner, party, hingga menginap gratis di Hotel Padma selama satu malam. Aneh juga rasanya menginap di hotel, tetapi di Kota Bandung juga. Ya.. mari nikmati sajalah.hehe.

Kami bangun pagi. Padahal baru tidur sekitar tiga jam lebih. Saya memutuskan untuk menikmati salah satu fasilitas hotel yaitu kolam renang. Lumayan olah raga. Meski air kolam renangnya dingin, tapi kita juga bisa menghangatkan badan di jacuzzi sebelah kolam renang. Rian dan Rizal ikut turun untuk menikmati hangat/panasnya air di  jacuzzi. Sedangkan Bobbi memilih ngopi saja di kamar dan breakfast duluan. Setelah selesai berenang dan berendam, kami menyusul Bobbi yang sudah ada dari tadi di tempat breakfast. Inilah saatnya menikmati hadiah terakhir dari Marlboro: breakfast di hotel. Santap hingga kenyang, bung!

Di antara kami hanya Rian yang membawa kamera. Sayangnya tertinggal di tas saat kami dinner dan party kemarin. Jadi selama acara ini, kami hanya melakukan satu kali foto bersama yaitu selepas breakfast. Setelah itu pun kami menuju kamar untuk mandi dan kemudian pulang. Ke rumah masing-masing. Dan cerita ini pun berakhir di sini. Sekali lagi, bagi saya ini sangat alhamdulillah, karena mendapat ‘hadiah’ sesaat setelah lulus kuliah.

Terakhir. Uniknya, saya dan dua pemenang lain itu tidak merokok. Tapi kami diservis penuh oleh perusahaan rokok yang cukup ternama. Thanks, Marlboro! 😀

Foto Diambil dari Facebook Rian
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s