Monthly Archives: September 2012

SNSD – Day By Day

Kalau liat list videografi SNSD, gak akan nemu MV (Music Video) ini. Kata Gigin -teman saya yang menggilai Kpop, video ini fanmade dan gambar diambil waktu photoshoot di Jepang. Video ini saya temukan beberapa minggu lalu di Youtube, padahal diupload sama uploadernya (Eevviiaa) 16 Oktober 2010. Menurut saya, semua member SNSD sedang oke-okenya di video ini. Lagunya juga oke. Enjoy.

Taksi

Ini adalah cerita pengalaman saya naik taksi untuk pertamakalinya sejak tinggal di Jakarta.

Jadi, waktu itu saya baru beres nonton perdelapan final Euro 2012 antara Spanyol vs Prancis bareng teman-teman #jurnal05 di Sevel Sency. Jika teman-teman saya pada bawa motor, saya naik kendaraan umum. Dan, saat itu sudah pukul 04:00, jadi satu-satunya kendaraan umum yang bisa saya gunakan adalah taksi.

Dari sevel, saya jalan dulu menuju sekitaran bunderan Senayan. Lalu, saya pun berdiri di trotoar menunggu taksi yang lewat. Dan, tak butuh waktu lama untuk menemukan taksi, karena saat itu memang lumayan banyak yg masih berseliweran. Akhirnya saya pun megat taksi yang lewat -tanpa lihat itu taksi apa karena kondisi gelap. Buka pintu dan langsung duduk. Saya lihat argo, langsung 12ribu! Wow, dan saat itu juga saya baru sadar kalau taksi itu ada yang murah dan ada yang mahal. Dan, yang saya naiki itu ternyata adalah Silver Bird! Mercy bung! “Ini kayanya emang taksi mahal deh,” ujar saya saat itu dalam hati.

Di tengah perbincangan saya dengan supir, ada Suzuki Swift di depan kami yang melaju kencang dengan knalpot yang berisik. Si supir bilang “Mas, itu cuma menang suaranya aja, tp tenaganya mah gak ada. Kalo ini baru!!” Si supir pun ngebut parah dan mencoba menyusul Swift tadi. Saya, yang sedikit kaget, langsung pegangan ke apapun yang bisa saya pegang. Agak takut sih, tapi seru juga. Jadi ya biarin aja, haha. Akhirnya, sampai juga di tujuan, daerah kosan saya di daerah jalan Kali Pasir. Berapa biaya yg harus saya bayar? 47ribu. Cukup mahal untuk ukuran perjalanan yang tidak begitu jauh, apalagi jalanan sangat lengang.

Sungguh, itu adalah sesuatu yang “gaya banget”, yang tak disengaja. Lain kali, saya naik taksi yang biasa-biasa saja ah.